JENIS - JENIS KOPI

Hampir semua orang kini memiliki hobi meminum minuman yang memiliki cita rasa unik ini. Para pecinta kopi, kita sepertinya sudah tidak asing lagi dengan istilah jenis kopi robusta serta arabika. Namun perlu diketahui ada satu jenis kopi lagi yang jarang didengar oleh masyarakat umum. Jenis kopi tersebut bernama liberto. 

Kali ini kita akan membahas satu persatu dari ketiga jenis kopi tersebut


1.   Robusta


Robusta merupakan salah satu jenis kopi paling umum yang diketahui oleh masyarakat. Biji ini sangat cocok denganiklim Indonesia yang tropis dan memiliki curah hujan sekitar 2000 - 3000 mm pertahun. Jenis biji kopi ini dapat tumbuh di pada daerah dataran rendah dengan ketinggian 100 - 800 m diatas permukaan laut. Kopi ini dikenal memiliki cita rasa dan aroma yang kuat yang menjadikannya disukai oleh kalangan yang menjadikan kopi sebagai minuman rutinitas yang dikonsumsi hampir setiap hari. Kopi ini juga dapat dinikmati dengan cara menyeduhnya dengan menggunakan air saja tanpa menggunakan gula maupun kremer. 

Aroma kopi robusta mirip dengan bau kacang- kacangan dan yang menjadi ciri khasnya adalah teksturnya yang kasar. Biji nya berbentuk bulat serta cenderung kecil - kecil. Namun dibalik semua itu rasa kopi robusta akan terasa lebih pekat dan pahit. Perawtaan kopi robusta dinilai lebih mudah karena apabila kopi ini sudah matang, tidak akan menjatuhkan biji tersebut ke tanah melainkan akan tetap menempel pada pada tangainya. Namun sangat sering sekali masyarakat awam kesulitan membedakan biji kopi satu ini dengan arabika. Untuk itu kita simak penjelasan mengenai biji arabika dibawah ini 


2.     Arabika 






Selanjutnya merupakan kopi jenis arabika. Biji kopi ini dapat tumbuh di dataran tinggi dengan ketinggian 700 - 1700 meter diatas permukaan laut. Biji dari robusta ini sendiri memiliki ukuran yang lebih besar dari pada biji kopi arabika. Biji kopi ini memiliki aroma yang lebih mengarah ke bau buah - buahan. Rasa dari kopi arabika sendiri manis dan tidak terlalu pahit namun lebih ke sedikit asam. 

Kopi arabika ini memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan kopi robusta. Karena kandungan kafein pada kopi arabika ini lebih rendah maka menjadikan rasanya lebih lembut serta lebih aman dikonsumsi bagi yang memiliki gangguan pada lambung namun ingin teap memgonsumsi kopi. Harga dari kopi arabika ini sendiri cenderung lebih mahal dibandingkan dengan kopi robusta dikarenakan banyaknya varian yang dihasilkan sesuai dengan tempat tumbuhnya biji kopi tersebut. 

3. Liberika 



Jenis kopi yang satu ini kurang mendominasi pasar indonesia. Kopi ini dapat tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian mencapai 8 meter. Ciri khas yang sangat menonjol dari jenis kopi ini adalah aromanya yang menyengat seperti buah nangka. Kopi ini berasal dari afrika, namun dikarenakan Indonesia merupakan komiditi kopi yang besar maka kopi jenis ini dibudidayakan di Indonesia. Ciri lain yang mencolok dari kopi ini adalah biji nya yang berukuran lebih besar dibandingkan dengan arabika maupun robusta. 


 Cita rasa kopi liberika yang menyengat ini dapat diminimalisir dengan cara mencampurnya dengan susu. Buah liberika berbentuk loncong serta lancip pada ujungnya. Biji kopi ini sendiri juga dapat panen pada setiap tahunnya. Sedikit sekali yang membudidayakan kopi jenis ini dikarenakan berat nya yang akan menyusut saat dipanen. 



Komentar

  1. Kopi yang paling saya suka adalah kopi arabika 👍🏻

    BalasHapus
  2. wah menarik sekali! walaupun aku ga suka kopi, tapi menurutku dunia perkopian itu menarik. apalagi di kota malang banyak coffee shop. untuk menghasilkan kopi yang enak, tentunya harus dihasilkan dari biji kopi yang berkualitas juga. btw terimakasih ilmu barunya :)

    BalasHapus
  3. Waaaw terima kasih atas informasinya.. Jadi selama ini aku sering minum kopi jenis arabica dong tanpa disadari. Sensasi minum kopi ini sangat bikin nyaman dan tenang lhooohh...

    BalasHapus
  4. wahh menambah informasi sekali kak bagi aku yang suka kopi dan ngopi inii👍😭

    BalasHapus
  5. Kopi yang paling Big No itu Arabica sih. Aku gasuka kopi yang asam

    BalasHapus
  6. sebenarnya saya orang yang tidak bisa minum kopi hehe. tapi mendengar dari anggota keluarga di rumah saya yang menyukai kopi, mayoritas menyukai jenis kopi robusta karena rasanya yang pekat. kalau saya lebih suka minuman dengan kandungan kopi yang lebih sedikit semisal dicampur dengan susu, dsb.

    BalasHapus
  7. kak adakah saran kopi untuk orang yang gasuka minum kopi tapi pengen nyoba rasain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. arabika yang beans nya frutty kakk, jd tergantung ketinggiannya jg dan wilayah tempat penanamannya ya kak
      serta cara menyeduh nya menggunakan grindsize 14 ya kak

      Hapus
  8. makasih kak untuk informasinya, nah kalau masih dari shot itu gimana ya kak? aku sering denger istilah kopi 1 shot, 2 shot gitu"

    BalasHapus
    Balasan
    1. begini kak pada mesin kopi biasa nya ada 2 air yang mengalir saat melakukan pull shot, dalam 1 pull shot dapat didapatkan 2 jenis yg berbeda bisa espesso dan ristret, kalau dalam 1 pull shot langsung ditaruh pada 1 gelas itu namanya 2shot atau double shot, apabila dipisah dan sesuai dengan takaran bandingan masing” dinamakan 1 shot

      Hapus
  9. Kak kalo americano itu prosesnya bagimana ya kak kok rasanya pahit

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa kak jadi americano iti double ristret dan tidak ada campuran gula kak beans nyabtetapi kebanyakan tetap menggunakan arabika

      Hapus
  10. kalo bicara soal kopi emang gaada habis2nya yaa, udah gitu sekarang juga makin banyak kopi dgn berbagai macam cita rasa yg beragam pula, jadi tertarik mau cobain semuanya, makasih informasinya kak sangat menarik!

    BalasHapus
  11. kak kalo esspreso itu dari biji apa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih ke biji arabika ka, karena esspreso diminum tanpa menggunakan kondimen tambahan

      Hapus
  12. cara bedain robusta dan arabika gmn nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari bentuk bijinya ka robusta bulat dan garisnya lurus kalau arabika lonjong dan garisnya membentuk huruf s

      Hapus
  13. aku suka kopi tapi gatau jenis-jenis kopi, tapi setelah membaca informasi dari kaka aku jadi taw deh, makasih dan semangat ka:)

    BalasHapus
  14. Sangat informatif sekali dalam hal perkopian, saya sih paling suka kopi robusta apa lagi kalau di tambahin sama kremer

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ka apalagi kalau ada kondimen lainnya seperti gula aren dan lain"

      Hapus
  15. terima kasih informasinya. dulu saya kira semua kopi itu sama saja, setelah membaca blog ini saya jadi mengetahui jika ternyata kopi memiliki banyak jenis.

    BalasHapus
  16. Menurutku, Dari segi rasa, kopi robusta memiliki rasa yang lebih kuat (pahit dan asam). Inilah alasan mengapa kopi ini lebih gemari oleh para pencinta kopi pahit. Terutama bagi orang-orang yang ingin melek dengan kopi, kopi robusta akan lebih membuat Anda terjaga dibandingkan kopi arabika.

    BalasHapus
  17. Kalau mocacino itu termasuk kopi bukan kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kopi kak, mochacinno itu campuran kopi freshmilk danjuga coklat

      Hapus
  18. Asik banget nih ilmu perkopian,jadi bisa lebih selektif dalam memilih kopi ketika lagi nongkrong bareng temen

    BalasHapus
  19. Aku tidak terlalu suka kopi, kopi selalu membuat diriku deg degan itu kepana ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin yang diminum jenis robusta tanpa tambahan kondimen ya kak sehingga kandungan kafeinnya tinggi jadi lambung tidak siap menerimanya kak

      Hapus
  20. Selama ini aku cuma menikmati kopi, dan ternyata kopi banyak sekali jenisnya

    BalasHapus
  21. Makasi infonya...
    Kenapa ya aroma kopi bisa menetralisir aroma lain? Biasanya kalau di toko parfume ada biji kopi gitu buat menetralisir aroma parfumenya, semua jenis kopi bisa menetralisir aroma ya?

    BalasHapus
  22. Kopi arabika menurutku yang paling enak dan fleksibel. Karena bukan hanya bisa diseduh aja, tp bisa diolah juga menjadi bermacam-macam olahan seperti dessert, cakes, brownies, dll

    BalasHapus
  23. Untuk yang belum terbiasa mengonsumsi kopi lebih baik dimulai dari yg berkafein rendah agar asam lambung tidak naik drastis.

    BalasHapus
  24. Mau nambahin, hehe mungkin nanti bisa direview buat kopi Kintamani, kalo gak salah dari Bali. Pertama kali tau kopi ini, rekomendasi dari salah satu teman sewaktu nongkrong di kafe. Pahit rasanya tapi enak, serius. sebenarnya bisa ditambahkan gula, tapi dari pengalamnku setelah ditambahkan gula, rasa kopinya jadi aneh, agak kecut gitu.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

lippie produk